Breaking News

Senin, 05 Mei 2014

Belum Jelas Hasilnya Pimpin Jakarta, Jokowi Mau Nyapres


Kalau Jokowi sudah 5 tahun atau minimal 4 tahun pimpin Jakarta dan jelas hasilnya, barulah logis kita dorong dia jadi capres. Nah, ini? Setahun juga belum.

Setahun juga belum, bahkan sebelumnya, baru 3-6 bulan sudah dielu2kan media (bayaran) untuk jadi capres.

Apakah pada pilgub DKI kemarin, rakyat Jakarta memang pilih Jokowi hanya untuk masa kerja 1 tahun? Lalu Ahok jadi Gubenur DKI?

Apakah Jakarta sudah siap terima Ahok jadi Gubenur ? Sudah tahu siapa dia sebenarnya ? Sudah tahu bagaimana dia pernah jadi tersangka di Polda Babel?

Apakah Rakyat Jakarta tahu bagaimana kinerja Ahok yang hanya 1,3 tahun di Kabupaten Belitung Timur? Tinggalkan janji2 dan utang membengkak?

Ratusan pemimpin/pejabat kita jauh lebih bagus daripada Jokowi - Ahok. Bedanya mereka tidak dibayar/sokong/sponsori konglomerat & mafia.

Apakah rakyat tidak sadar, bahwa media2 sudah dibayar mahal, bahkan dengan kontrak jangka panjang untuk settingan penuh rekayasa dan kebusukan ini?

Apakah rakyat tidak sadar, bahwa begitu hebatnya skenario, benteng, dan strategi promosi Jokowi- Ahok yang diciptakan oleh musuh2 negara kita?

Kompas, Detik, Tempo, First Media, sebagian JPNN dll semua mau liput dan buat kanal/kolom khusus untuk Jokowi Ahok. Kenapa? Kontrak ratusan Milyar.

Di social media, kaskus, twitter, fb dan semua media micro juga disiapkan "pasukan khusus" yang tugasnya naikan citra palsu Jokowi Ahok.

Mau contoh ? Tunggu saja 1-2 menit lagi, ratusan akun2 yang dibuat khusus dan admin2 yang dibayar khusus (gaji bulanan) akan menyerang akun ini.

Sedemikian hebatnya penguasaan dan pengedalian media oleh kelompok tertentu yang menjadi "bos / pemilik" Jokowi Ahok ini. Untuk buat opini.

Semua gerak langkah, aktivitas, keputusan2 dan kebijakan2 Jokowi Ahok tidak lepas dari arahan dan perintah mereka.

Saking hebatnya mereka, Tokoh sekaliber JK dan Prabowo pun tak mau didengarkan/dipatuhi Jokowi. Ada bosnya yang lebih tinggi.

Padahal, Jokowi itu awalnya diperkenalkan dan dibantu habis2an oleh JK dan Prabowo untuk bisa nyagub dari PDIP. Jokowi lupa diri.

Memang uang Prabowo yang dihabiskan untuk Jokohok itu tdk sebesar uang para mafia, konglo2 dan buronan BLBI yang lebih habis uang untuk Jokohok.

Wajar, jika tokoh sehebat JK pun berani dikhianati oleh Jokowi. Dia tak mau kabulkan niat JK untuk menggarap proyek MRT. Jokowi kasih kepada perusahaan Ortus.

Kenapa Ortus yang ditunjuk /dipilih Jokowi untuk MRT dll? Karena pemilik Ortus jauh lebih banyak habiskan uang untuk Jokowi, bahkan sejak pre pilgub.

Proyek APBD yang puluhan triliun/tahun dan proyek non APBD yang ratusan triliun, adalah sebagian kecil dari imbalan untuk bos2nya Jokowi.

Jokowi itu sifatnya glembuk/glembok. Kami menjulukinya "Doraemon". Kenapa? Dia mampu sembunyikan niatnya dan seolah2 tanpa agenda pribadi.

Sehingga semua orang yang ingin "mengendalikan/menungganginya" diberikan tempat oleh Jokowi. Glembuknya Jokowi itu hebat. Luar biasa.

Kekhawatiran kami jika Jokowi nyapres, adalah Ahok naik jadi Gub DKI. Realitas ini tidak diterima oleh rakyat DKI. Lalu munculah bencana.

Khawatir ketika Jokowi Nyapres, lalu semua kekuatan asing yang semua itu sebenarnya adalah musuh bangsa, bersatu menangkan Jokowi.

Ketika Jokowi nyapres dan itu DIANGGAP satu hal yang wajar2 saja, saat itulah sebenarnya, rakyat Indonesia sudah diperdaya oleh opini sesat.

Bagaimana mungkin, seorang Gub DKI yang baru setahun terpilih dan menjabat Gub, diperkenankan mengkhianati suara rakyat DKI yang memilihnya.

Bagaimana mungkin seorang pejabat yang baru saja terpilih dan belum jelas integritas dan kinerjanya sebagai Gubernur, sudah merasa punya hak nyapres ?

Dimana moralitas seorang Jokowi? Mana tanggung jawabnya pada Tuhan dan Rakyat Jakarta? Bagaimana pertanggungjawabannya ? Absurd. Aneh. Ajaib.

Semua keabsurdan ini, kegilaan ini, semata2 bisa tertutup hanya karena OPINI yang diciptakan sekolompok orang yang "sangat berbahaya". 

Lihatlah manuver2 Jokowi yang dikendalikan "mastermind" dibalik panggung. Mula2 Jokowi bilang tak akan nyapres, lalu pelan2 berubah.

Moralitas macam apa yang ditunjukan oleh Jokowi kepada rakyat Jakarta dan Indonsia? KETELADANAN macam apa yang dia tunjukan ? Tidak ada. NOL

Yang ada, Jokowi itu menunjukan dirinya yang sebenarnya. GLEMBUK. Penipu. Pengkhianat amanah rakyat, serakah. Tidak bertanggungjawab. Egois.

Sebagai WNI, kami wajib sampaikan semua fakta ini meski sangat menyakitkan. Seorang Gubenur kita ternyata tidak punya standar moral!

Kami tak rela INDONESIA ini dipimpin oleh seorang Presiden yang tak bermoral, yang tak berkuasa, yang tak mampu tunaikan amanah, yang jadi BONEKA.

Jika Jokowi nantinya tetap maju sebagai capres, itulah saat moral bangsa, logika dan hati nurani sudah mati di Indonesia. Tidak berakal budi.

Jokowi dan majikan2nya (yang musuh negara : koruptor dan mafia2) itu boleh saja mampu membayar semua media, tokoh2, politisi, LSM, kampus dll.

Namun, Mereka (Jokowi dan majikan2nya) TIDAK MAMPU membeli kami. Ingat, ketika pilkada dulu, sampai2 Ahok fitnah kami minta uang sama dia.

Segala cara akan mereka lakukan untuk bisa BERKUASA di Indonesia. Via Presiden Boneka yang bernama Jokowi yang tak punya moral dan akhlak.

Tidak ada arti dan makna jutaan suara warga DKI yang telah memilihnya dan memberikan Jokowi amanah untuk pimpin DKI selama 5 tahun.

Persis seperti Ahok, setali tiga uang dengan Jokowi. Ahok hanya 1,3 tahun menjabat Bupati Beltim untuk kemudian dia kejar lagi ambisinya.

Tak ada arti suara rakyat DKI yang sudah memilihnya di Pilgub DKI. Apakah orang seperti itu yang kita PUJA2?

Kami kadang2 merasa heran, apakah rakyat Indonesia ini sebagian tak punya mata dan tak bisa gunakan akal? Kenapa mudah tertipu opini palsu media.

Mudah tertipu opini palsu yang memang dciptakan untuk memberikan penilaian yang keliru terhadap sosok Jokowi Ahok. Seolah2 mereka HERO atau GOD.

Seolah2 Jokowi dan Ahok itu hebat. Padahal coba lihat track record mereka. Lihat Jokowi di Solo. Lihat angka2 faktualnya. Angka2 itu bicara.

Coba lihat Ahok di Beltim, lihat faktualnya. Lihat faktanya, Ahok alias zhong wan xie alias Basuki Indra itu bahkan pernah jadi tersangka!

Tetapi semua track record Jokowi dan Ahok yang dibawah rata2 kepala daerah di Indonesia itu, DITUTUPI ratusan/ribuan berita/informasi palsu.

Informasi dan berita palsu itu contohnya seperti proyek mobnas esemka, kandidat walikota terbaik sedunia dll Yang semuanya itu adalah TIPU.

Jokowi dengan sangat mudahnya menipu rakyat. Dia bilang dia bangga bisa masuk bursa walikota tebak sedunia ala idol2an Mayor foundation itu.

Idol2an walikota terbaik sedunia itu, pemenangnya pun tergantung pada kandidat yang paling banyak divoting /dipilih via internet.

Bahasa kasarnya, walikota bajingan, maling, korup, atau siapa saja, yang dipilih oleh banyak org via internet PASTI TERPILIH sebagai pemenang.

Kami sudah banyak kemukanan fakta2 penipuan2 ala Jokowi Ahok ini. Tapi apalah daya, ini hanya akun twitter/socmed/micro..VS KONGLOMERAT PERS.

Saat Pilgub dulu, hanya untuk melawan informasi dan fakta2 yang kami coba sampaikan ke publik, Jasmev (konsultan socmed Jokowi Ahok) bikin 10.000 akun dan 1 juga twit!

Kenapa Jasmev (konsultan socmed Jokowi Ahok) itu sangat takut sama akun ini? Karena kami konsisten ungkapkan kebusukan besar dibalik Jokohok.

Sekarang kembali kepada penilaian rakyat, cermati baik2, kritislah ada apa ini?  Apa rencana besar dibalik penipuan terhadap rakyat RI ini?

Jika apa yang kami sampaikan tadi, ada 1 saja yang salah atau TIDAK BENAR, kami siap tutup akun ini, dan serahkan nasib bangsa ini kepada TUHAN.

Jika SEMUA info kami benar, dan demi TUHAN memang BENAR, kami akan terus suarakan kebenaran, apapun risikonya selama hayat dikandung badan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Designed By