Seruan itu disampaikan aktivis perempuan Ratna Sarumpaet, menyikapi rencana kunjungan Bill Clinton ke Indonesia. “Kunjungan Clinton, sohib J. Riyadi (donor Jokowi) jelang pengumuman hasil KPU bisa dinilai sebagai intervensi asing, wajib ditolak,” tegas Ratna melalui akun Twitter @RatnaSpaet.
Diberitakan sebelumnya, penasehat pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Letjen TNI (Purn) Suryo Prabowo, menilai
bahwa kunjungan Clinton ke Indonesia
bukan merupakan kunjungan biasa. Kunjungan Clinton hal yang janggal, juga
sebagai kunjungan politik yang dapat mengintervensi penghitungan suara pilpres
oleh KPU.
“Jangan lupa, dia menjadi Presiden AS karena dibantu oleh James Riyadi. Semua orang tahu pengusaha Indonesia James Riyadi saat ini menjadi salah satu sponsor pasangan Jokowi-JK,” ungkap Suryo Prabowo, seperti dikutip republika (12/07).
“Jangan lupa, dia menjadi Presiden AS karena dibantu oleh James Riyadi. Semua orang tahu pengusaha Indonesia James Riyadi saat ini menjadi salah satu sponsor pasangan Jokowi-JK,” ungkap Suryo Prabowo, seperti dikutip republika (12/07).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar